Hug You Tight

Hug You Tight

  • WpView
    Reads 32,037
  • WpVote
    Votes 3,936
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 29, 2026
"Kita cerai aja, Ras." Tama pikir, keputusan yang ia ambil secara impulsif itu akan menjadi awal baru dari rumah tangga yang dingin dan siap hancur kapan saja. Tak pernah Tama perhitungkan bahwa semua ternyata tidak sesuai ekspektasinya. Persis seperti Saras di awal pertemuan mereka-calon dokter gigi yang tertawa tanpa beban, yang suka mencuri perhatian dengan sentuhan-sentuhan kecil seolah dunia hanya berisi mereka berdua. Poin yang sedari dulu Gautama Djatta Mahagra deklarasikan sebagai alasan mengapa Ia jatuh cinta pada Sarasvati Nayanika Herman. Wanita yang sama, yang pernah ia kejar tanpa hitung-hitungan, yang pernah ia pilih tanpa ragu. Di situlah Tama sadar, keputusan untuk berpisah ternyata tak sesederhana yang ia bayangkan. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, ia ragu pada keputusannya sendiri. © paradigmarasa 2026
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lost Spark
  • Konklusi Harutanyu
  • Miss Reta
  • RUJUK
  • THE LAST RESORT (TAMAT)
  • It's Gotta Be You
  • Goodbye, Hello?
  • To Touch the Moon
  • Singgasana Pengganti [On Going]
  • Act, Write, Love!
  • How To Hate You
  • Break, Burn, Bloom [END]
  • Reign After Breakup
  • Jentaka
  • A Throne of Unspoken Things
  • Ruin Of Spin
  • Letters From Lily
  • Unpredictable Fallen
  • KEDAULATAN HATI ✔️
  • All in Good Time

Pernikahan yang terjalin selama lima tahun berakhir dengan satu kesimpulan paling sederhana. Nyala yang menaungi telah padam. Erlangga Sadewa Hadipranoto percaya jika segalanya memang telah redup. Sementara bagi Kiara Raihanun Sastira, nyala yang menaungi tak lagi cukup. Setidaknya itulah yang mereka yakini. Sama-sama percaya bahwa percikan itu telah hilang. Bahwa semuanya telah usai. Meredup. Padam. Pergi. Yang tak mereka sadari, ada sesuatu yang tak pernah mereka bicarakan. Seumpama retak yang tak pernah diklarifikasi. Namun jika sebuah kesempatan datang dan kembali mempertemukan, akankah mereka berani kembali menempuh jalan untuk memperbaiki nyala yang mungkin tak pernah benar-benar padam? Some sparks don't disappear. They wait.

More details
WpActionLinkContent Guidelines