Sang Tabibah

Sang Tabibah

  • WpView
    MGA BUMASA 54
  • WpVote
    Mga Boto 2
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Jul 13, 2026
Sains tidak bisa menyelamatkan jiwa yang sudah menyerah, tapi takhayul akan membunuh mereka lebih cepat dari penyakit mana pun. Kairo, 1347. Di balik kemegahan Kesultanan Mamluk, maut hitam merayap tanpa suara. Amara al-Kahira, seorang tabibah (dokter wanita) di Bimaristan (rumah sakit) al-Mansuri, tahu bahwa doa saja tidak cukup untuk menghentikan wabah yang mengubah kota menjadi pemakaman masal. Saat otoritas menutup mata dan rakyat berpaling pada dukun serta jimat, Amara memilih jalan berbahaya: melakukan otopsi terlarang demi membedah rahasia sang maut. Namun, ia tidak sendirian. Bersama Tariq, seorang juru tulis yang menyimpan rahasia spiritualnya sendiri, Amara menyusun sebuah manuskrip yang akan menjadi saksi bisu antara logika dan iman, antara data dan air mata. Di tengah kepungan mayat dan pengkhianatan, Amara harus memilih: tetap dingin demi sains, atau membiarkan hatinya hancur demi sebuah kemanusiaan? Sebuah thriller sejarah medis tentang perlawanan seorang wanita terhadap zaman yang belum siap menerima kebenaran. -- Bab baru terbit Ramadan 2026 M --
All Rights Reserved
#1
perempuanhebat
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • KALANTARA: Aksara Dua Masa
  • The Clock Tower
  • Sudut Curhat Emak-Emak Komplek
  • How To Say 'Love You'
  • A Perfect Holiday [END]
  • IchiRuki in the Bleach World (Fanfiction)
  • GGWP!
  • Winter Flame
  • (END) Istri Manis Jenderal Perang

Orang bilang, ingatan manusia itu rapuh, tapi rindu punya caranya sendiri untuk abadi. ‎ ‎"... Jika jemarimu menyentuh lembaran ini, kembalilah ke sisiku, jiwaku memanggilmu pulang." ‎ ‎Adalah kalimat terakhir yang ia torehkan sebelum malam menelan segalanya, meninggalkan sebuah pesan yang kemudian terkubur oleh waktu, berdebu, dan terlupakan oleh dunia. ‎ ‎Sampai kau tanpa sengaja membuka lembaran itu kembali. ‎Jangan takut. Tarik napasmu dalam-dalam, dan biarkan angin malam yang dingin itu berlalu. Kau tidak sedang tersesat. Kau hanya sedang pulang ke sebuah tempat yang pernah kau lupakan. ‎ ‎Malam ini, di bawah purnama yang benderang, duduklah bersamaku. Akan kuceritakan sebuah kisah, tentang dia yang merajut sepi menjadi aksara, dengan harapan suatu hari nanti, jiwa yang dinanti kembali datang untuk bersua. ‎ ‎~༺❁༻~ Start : 18 Maret 2026 End : -

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman