Ray telah lama memendam hasrat terlarang pada ibunya, Mira-wanita cantik berusia akhir tiga puluhan dengan tubuh menggoda dan gaun satin tipis yang selalu "tak sengaja" memperlihatkan lekuk tubuhnya. Suatu malam, tatapan mereka bertemu di celah pintu kamar Mira yang sedang memuaskan diri sendiri. Mira tak marah-malah tersenyum menggoda.
Sejak itu, batas ibu-anak mulai runtuh. Mira sengaja memamerkan tubuhnya, meninggalkan pakaian dalam di kamar Ray, dan meminta pijatan yang berubah intim. Ray tak tahan lagi. Malam itu, saat Mira "tertidur" dengan gaun tersingkap, Ray menyentuhnya. Mira membuka mata, menariknya lebih dekat. "Kamu ingin ini, kan? Ibu juga..."
Hubungan terlarang mereka meledak dalam kenikmatan gelap, penuh rasa bersalah dan ketakutan ketahuan. Akankah mereka berhenti sebelum hancur, atau justru terus tenggelam dalam nafsu yang tak terbendung?
Entah apa yang membuatku mulai melihat berbeda kepada ibu tiriku sejak kejadian itu. Hasrat itu semakin naik saat diriku semakin memperhatikan lekuk tubuhnya, paras cantiknya dan mendengar merdu erangannya. Membuatku semakin ingin mengeksplor hal-hal seksual kepada wanita-wanita di sekitarku.
⚠️ Khusus Dewasa ⚠️
Cerita ini fiksi dan banyak mengandung unsur dewasa. Jika ada ketidaksukaan atau ketidakcocokan pada cerita diharapkan untuk tidak membacanya.