Hidup Sebelum Kematian

Hidup Sebelum Kematian

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 28, 2026
Hidup Sebelum Kematian Menceritakan seorang remaja yang tinggal di jayakarta. Dia bernama Darma Kusuma. Hidup sendirian di kost dengan luas 8 petak. Keseharian nya hanya bersekolah , kerja, makan, belajar, istirahat. Dengan umur nya yang masih 16 tahun Darma berusaha hidup di kota yang cukup keras, Dia juga memiliki hutang dari kedua orang tua nya yang telah wafat akibat tak bisa membayar hutang sebesar 350jt. Darma bersekolah di Smk suka lari. Tepat nya kelas 10-C1. Dia bisa bersekolah karena mendapatkan bantuan bersekolah gratis dari hasil kerja keras nya yang terus belajar. Akankah Darma bisa bertahan hidup di kota yang keras dan mampu membayar hutang dari kedua orang tua nya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines