Available in Indonesian & English Version
[IND]
Bagi Arina, gerbong ketiga pukul 07.15 adalah satu-satunya alasan untuk bangun pagi. Di sana ada Galang, pria yang mengenalnya lebih dalam dari siapa pun, meski mereka tidak punya satu pun cara untuk saling menyapa di luar kereta.
Sampai suatu Jumat, Galang berjanji akan memberikan sebuah jawaban. Namun, ia tidak pernah muncul. Sebuah rahasia di persimpangan jalan dan sebuah kotak di tangan orang asing mengubah seluruh memori Arina tentang perjalanan itu.
Ternyata, ada harga yang harus dibayar untuk sebuah pertemuan yang tak pernah sempat diucapkan.
[ENG]
For Arina, the 7:15 AM train was her only reason to wake up. There was Galang, the man who knew her better than anyone, despite their connection being limited to the tracks.
One Friday, Galang promised an answer, but he never showed up. A tragedy at a crossroad and a mysterious box change everything Arina thought she knew.
Some prices are too heavy to pay for a goodbye that was never voiced.
⚠️⚠️⚠️
Status: Complete / One-Shot
Word Count: ±1.660 Words
Content Warning: Angst.
All Rights Reserved