Misteri Sebuah GUNUNG

Misteri Sebuah GUNUNG

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 8, 2026
WpInfo
Non-Fiction
DISCLAIMER!!!!!! OK OK NI BUKU TERINSPIRASI DARI BUKU MISTERI SEBUAH DANAU PENERBIT : GANECA EXACT DAN KARYA Dra. minasari saya hanya meminjam ide nya saja okray so let's go to prolog Di sebuah kampung bernama kampung Cihiris Ada sebuah Gunung yang terkenal angker oleh warga lembur tsb.... mereka percaya oleh cerita tahayul yang tidak percaya hanya pak Sudirman dan pak punduh hingga datang lah anak anak dari Jakarta anak anak tsb juga tidak percaya dengan cerita itu dan hendak mengungkap misteri Gunung itu hingga akhirnya mereka menemukan sesuatu yang mengejutkan!! apakah itu ? dan apakah mereka Masih bisa kembali ? apakah para warga lembur percaya ? TEMUKAN JAWABANNYA DI BUKU INI
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • Chana's Transmigrasi
  • Drama di Pintu Kosan
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • REGAN's Crazy Wife
  • Mission
  • BACKSTREET

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines