Papa (bl)

Papa (bl)

  • WpView
    Reads 47,940
  • WpVote
    Votes 2,332
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 7, 2026
Dirga Argantara pria 21 tahun ketika pulang bekerja menemukan seorang anak yang menagis di samping tong sampah kantor milik ayahnya. Ia yang merasa kasihan pun mengajak anak itu ikut ke apartemen miliknya. Dirga mengurus dan membesarkan anak itu dengan kasih sayang, dia sudah menganggapnya sebagai anaknya sendiri. Hingga sampai ia menjadi pemilik kantor ketika ayahnya sudah tiada, ia masih mengurus anak itu. Dirga tidak tahu bahwa anak yang dulu ia rawat akan menjadi sesuatu yang ia sendiri pun tidak memprediksikan yang akan terjadi pada kehidupan dirinya. Bagaimana kelanjutan kisah Dirga Argantara bersama anak yang ia ambil di dekat tong sampah kantor milik ayahnya yang sekarang menjadi miliknya itu? --- JANGAN SALAH LAPAK!! CERITA HOMO! BL! yang HOMOPHOBICH jangan baca karena ini cerita BL! typo bertebaran. DILATANG KERAS PLAGIAT!! kalo penasaran, cuss baca. 🐺
All Rights Reserved
#1
xenon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATMA FATAMORGANA
  • Dua Langit Berbeda
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Unexpectedly Yours
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)
  • Stealing My Husband
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • MOTHER
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]

"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak." Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer. Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta. Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib. Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar. Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya. Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu. Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya? ~~~ DILARANG PLAGIAT (⁠ノ⁠`⁠Д⁠'⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻ pernah di unpublish karena di revisi. #01 teenfiction [ 20 Maret 2026] #01 absrud [ 20 Maret 2026] #01 gambar [ 20 Maret 2026] #01 fiksi [31 Maret 2026] #02 komedi [ 20 Maret 2026]

More details
WpActionLinkContent Guidelines