Camouflaged

Camouflaged

  • WpView
    Reads 1,166
  • WpVote
    Votes 203
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 1, 2026
PERINGATAN!! Mengandung unsur kekerasan serta pembunuhan. ________________________________________ Semua korban meninggal di tempat berbeda. Semua laporan menyatakan sebab yang wajar. Namun satu detail selalu sama: waktunya. Dua kakak-beradik bersama seorang petugas penyidik khusus kepolisian, menyelidiki rangkaian kematian yang tidak pernah dianggap kasus. Tidak ada kekerasan. Tidak ada saksi mencurigakan. Hanya pola-pola kecil yang nyaris tak terlihat. Jam yang berhenti, lampu yang mati, rekaman yang kehilangan satu menit penting. Saat mereka menyusun ulang garis waktu, muncul satu kesimpulan mengerikan: para korban tidak mati sendirian. Seseorang selalu hadir-tanpa pernah benar-benar terlihat. Kasus ini bukan soal siapa pelakunya, melainkan bagaimana kejahatan bisa terjadi dan terlihat seperti tidak melanggar apa pun. Karena kebenaran tidak disembunyikan. Ia hanya cukup biasa untuk diabaikan.
All Rights Reserved
#489
law
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Defiant [END]
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • SEÑOR V [END]
  • Shadow in the Lab
  • Putri Mafia Yang Diremehkan
  • Fraktal Rahasia
  • The Antagonist [ Open PO ]

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines