Kehidupan Revan

Kehidupan Revan

  • WpView
    Reads 1,229
  • WpVote
    Votes 121
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 3, 2026
seorang anak yatim yang tak tau dimana keluarga nya dan harus mencari nya sendiri maaf ya kalo jelek
All Rights Reserved
#50
indah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE ARCHON PRODIGY: Finding Home
  • HARUS KAMU(hiatus)
  • About Them (CZ)
  • ~' 𝗢𝗕𝗦𝗘𝗦 '~ {ZEEDEL}
  • aku pasti kembali
  • sampai kapan aku terus mengalah?
  • istri ku tiga,takdir ku gila
  • Cinta ini berawal dari Parkiran
  • Ravenmarch.
  • Menyukai Ibu Temanku

Zeevan Mahendra punya segalanya yang diimpikan setiap remaja lelaki di dunia: Wajah tampan, kekuasaan keluarga Mahendra, dan kontrak profesional di depan mata dari Manchester United. Namun, bagi Zeevan, Inggris adalah penjara emas yang dingin. Ia memilih pulang ke Jakarta, melarikan diri dari ekspektasi dunia untuk menjadi "robot" sepak bola. Di Grand Archon Academy, ia berharap bisa menjadi orang biasa. Tapi seorang Zeevan tidak akan pernah bisa bersembunyi. Ia justru terjebak di antara: Geng Elit Archon: Sahabat-sahabat gila yang mengajarinya bahwa hidup bukan cuma soal mencetak gol. Christy: Kembaran yang menyimpan trauma mendalam karena pernah ditinggalkan sendirian. Delynn Maheswari: Sang "Ibu Negara" Archon yang dingin, kaku, dan membenci segala hal yang berantakan-termasuk kehadiran Zeevan yang merusak tatanan sekolah. Saat Zeevan mulai menemukan kebahagiaan di balik seragam sekolahnya, sebuah telepon dari Inggris kembali berdering. Manchester United datang dengan tawaran yang tak mungkin ditolak oleh atlet mana pun di planet ini. Pilihannya hanya satu: Kembali ke puncak dunia di Inggris dan menjadi legenda yang kesepian, atau melepaskan mimpi masa kecilnya demi cinta dan rumah yang baru saja ia temukan di Jakarta? "Gue udah pernah ngerasain rasanya sendirian di puncak dunia. Dan ternyata, gue lebih suka di sini... karena ada lo." Ikuti perjalanan Zeevan menentukan di mana kakinya harus berpijak. Karena kadang, kemenangan terbesar bukan saat kita mengangkat piala, tapi saat kita tahu ke mana harus pulang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines