The Witness

The Witness

  • WpView
    Reads 4,815
  • WpVote
    Votes 582
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 22, 2026
Jonathan Anoriel Eldwyn tumbuh sebagai anak bungsu keluarga Eldwyn-keluarga yang namanya berdiri di puncak kekuasaan, kekayaan, dan pengaruh. Di antara dua kakaknya yang nyaris sempurna, Jonathan justru dikenal sebagai yang paling "aman". Ia bersifat manja, clingy, mudah merajuk, dan terlalu polos. Di antara dua saudara yang sama-sama menolak tahta Eldwyn, Jonathan menjadi pusat perlindungan. Ia dijaga, dikekang, dan disayangi dengan berlebihan. Tak ada yang menyalahkannya atas kematian sang mama yang telah tiada karena melahirkannya. Tak satupun dari keluarga Eldwyn. Karena keluarga besar itu meyakinin bahwa semua yang terjadi adalah takdir atau sebuah kejadian yang selama bertahun-tahun diterima sebagai takdir tanpa pertanyaan. Hingga sebuah momen kecil mematahkan keyakinan itu pada diri Jonathan. Tatapan yang terlalu gugup. Reaksi yang tak seharusnya ada. Dan larangan-larangan yang terdengar lebih seperti perintah untuk diam. Jonathan tidak berubah. Ia tetap menjadi anak bungsu yang cerewet, mudah merengek, dan selalu mencari perhatian. Tak satu pun anggota keluarganya menyadari bahwa di balik sikap itu, Jonathan mulai menyusun kecurigaan dengan sangat rapi. Tanpa suara. Tanpa saksi. Tanpa jejak. Karena di keluarga sebesar Eldwyn, kebenaran bukan sesuatu yang boleh dicari secara terang-terangan. Dan terkadang, orang yang terlihat paling lemah... justru adalah satu-satunya yang berani menyentuh rahasia yang sengaja dikubur. Jonathan hanya ingin tahu satu hal... apa yang sebenarnya terjadi pada ibunya. Namun di keluarga Eldwyn, mencari jawaban berarti bersiap kehilangan segalanya-termasuk orang-orang yang selama ini ia panggil keluarga.
All Rights Reserved
#929
familyship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝑺𝒊𝒍𝒆𝒏𝒄𝒆;
  • SIROSIS
  • The Doomed Prince || Althaf Grewyn Anderson
  • The Seventh Rite
  • Selamanya Penuh Sayang (sequel)
  • [11] The Sanjaya's || 𝟿𝟽 - 𝟶𝟶 𝚕𝚒𝚗𝚎
  • JAGAT BUMI
  • The Gihandaroe's
  • Bury all the pain (END)
  • Pulang Dengan Sunyi 2

𝐃𝐢𝐧𝐝𝐢𝐧𝐠 𝐩𝐞𝐧𝐣𝐚𝐫𝐚 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐢𝐬𝐚𝐡𝐤𝐚𝐧 𝐈𝐬𝐬𝐚 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐚𝐲𝐚𝐡𝐧𝐲𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐤𝐞𝐣𝐚𝐦, 𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧 𝐭𝐫𝐚𝐮𝐦𝐚 𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩 𝐭𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥. ​𝐌𝐞𝐬𝐤𝐢 𝐩𝐞𝐥𝐚𝐤𝐮 𝐤𝐞𝐤𝐞𝐫𝐚𝐬𝐚𝐧 𝐢𝐭𝐮 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐝𝐢𝐡𝐮𝐤𝐮𝐦, 𝐈𝐬𝐬𝐚 𝐭𝐚𝐤 𝐩𝐞𝐫𝐧𝐚𝐡 𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫-𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫 𝐦𝐞𝐫𝐚𝐬𝐚 𝐚𝐦𝐚𝐧. 𝐒𝐞𝐭𝐢𝐚𝐩 𝐤𝐞𝐭𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐩𝐢𝐧𝐭𝐮, 𝐬𝐞𝐭𝐢𝐚𝐩 𝐝𝐞𝐫𝐢𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐥𝐞𝐩𝐨𝐧, 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐥𝐨𝐧𝐜𝐞𝐧𝐠 𝐩𝐞𝐫𝐢𝐧𝐠𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐮𝐚𝐭𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐞𝐭𝐚𝐤𝐮𝐭𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐝𝐢𝐚𝐦. 𝐊𝐞𝐠𝐞𝐥𝐢𝐬𝐚𝐡𝐚𝐧 𝐢𝐭𝐮 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐛𝐞𝐥𝐞𝐧𝐠𝐠𝐮 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐚𝐤 𝐭𝐞𝐫𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭. ​𝐈𝐚 𝐬𝐞𝐝𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐛𝐚𝐬, 𝐦𝐞𝐬𝐤𝐢 𝐭𝐚𝐡𝐮 𝐰𝐚𝐤𝐭𝐮 𝐬𝐞𝐦𝐚𝐤𝐢𝐧 𝐬𝐞𝐦𝐩𝐢𝐭. 𝐒𝐞𝐤𝐞𝐫𝐚𝐬 𝐚𝐩𝐚𝐩𝐮𝐧 𝐢𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐮𝐬𝐚𝐡𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢, 𝐦𝐚𝐬𝐢𝐡 𝐩𝐞𝐫𝐥𝐮 𝐬𝐞𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐜𝐮𝐤𝐮𝐩 𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐭𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭𝐧𝐲𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐠𝐚𝐧𝐭𝐮𝐧𝐠, 𝐦𝐞𝐥𝐢𝐧𝐝𝐮𝐧𝐠𝐢𝐧𝐲𝐚, 𝐬𝐞𝐫𝐭𝐚 𝐦𝐞𝐦𝐚𝐡𝐚𝐦𝐢 𝐤𝐞𝐭𝐚𝐤𝐮𝐭𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐫𝐛𝐞𝐬𝐚𝐫𝐧𝐲𝐚, 𝐝𝐚𝐧 𝐦𝐚𝐦𝐩𝐮 𝐦𝐞

More details
WpActionLinkContent Guidelines