Annything For You!

Annything For You!

  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 9, 2026
Kadang kita tidak tau apa yang di inginkan diri kita sendiri, sampai pada akhirnya kita memilih suatu pilihan yang acak, entah itu pilihan yang baik atau tidak tapi yang paling penting kita tetap berjalan. Mungkin untuk satu anak akan lebih mudah memilih jalan hidupnya karena sudah tersusun rapi oleh kedua orang tuanya, tapi ada juga anak yang harus mati-matian memilih jalannya sendiri untuk tetap hidup, setidaknya untuk kehidupan yang lebih baik. Dan tulisan ini adalah contoh dari sebagian kecil seorang anak yang hanya mampu memilih dengan acak cara pandangnya terhadap dunia, memilih dengan keraguan tentang jalan mana yang semestinya harus di ambil. Sampai pada titik dia mencari kehidupan yang lebih baik dan lebih bahagia.. dan sia menemukan seseorang yang mampu menjadi rumah untuknya pulang dan perteduh. Happy reading yaaa... _bob
All Rights Reserved
#13
butchi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status
  • Prahara Lamaran [END]

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines