finding home in Seoul  [REVISI]

finding home in Seoul [REVISI]

  • WpView
    Reads 636
  • WpVote
    Votes 113
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 19, 2026
Siapa sangka kehilangan dapat mempertemukan hati yang haus akan ketenangan. Tetapi, ketenangan itu tak serta-merta hadir sendirian; ia datang bersama gundah dan badai yang berbeda. "Karena terkadang, kehilangan terbesar adalah awal dari penemuan paling abadi." ◈◇◈◇◈◇◈◇◈◇◈◇◈◇◈ Di Seoul yang dingin, Freya Nawashita kehilangan segalanya-kecuali imannya. Di tengah badai hidup yang nyaris menggulungnya, takdir mempertemukannya dengan Min Seo-jun. Seorang CEO angkuh yang hidup dalam kegelapan, namun mendadak terpaku pada "ketenangan magis" yang memancar dari dalam diri Freya. Ia menawarkan tempat berteduh, tanpa menyadari bahwa ialah yang sebenarnya butuh diselamatkan. Dua hati yang berbeda frekuensi, satu iman yang diuji, dan sebuah perjalanan mencari arti kata 'pulang'. ◈◇◈◇◈◇◈◇◈◇◈◇◈◇◈ ⚜️ DISCLAIMER Cerita ini murni hasil imajinasi pribadi penulis (tabir_tintabiru). Mohon maaf apabila terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, karena hal tersebut merupakan unsur ketidaksengajaan. 🗒️ AUTHOR'S NOTE NEW ADULT AREA ⚠️ Cerita ini mengandung ketegangan, kekerasan, unsur dewasa 18+, dan tekanan emosi pada beberapa bagiannya. Harap bijak dalam memilih bacaan 🙏.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pintu Takdir
  • Kilatan Disisi Pengabdian
  • Izinkan Aku Menggapai Dunia Ku [Completed]
  • Because I'm Father (END)
  • Selaksa Asa [TERBIT]
  • Aku, Al-Qur'an, & Alzheimer ✔
  • For Rayden ✔️
  • ENIGMA RASA
  • DUGA (TERBIT)
  • Constantia
  • ADIYAN
  • Surga Di Balik Jeruji | Senja
  • Ketika Takdir Berbicara
  • Safdar Al-Husainy
  • Amani: The Mirror and The Mist
  • Renjana
  • Remember?
  • Oedipus Complex
  • 6 Pewaris Tanpa Warisan
  • Sebening Syahadat 2 : Untaian Rasa

Sekuel dari Math Competition. Di depan setiap jiwa, ada satu pintu yang berdiri dalam cahaya. Sebagian orang mengetuknya dengan harapan, sebagian lain mundur karena merasa tak layak. Di balik pintu itu tersimpan cinta yang tertunda, luka yang belum sembuh, dan tanggung jawab yang menunggu untuk diwariskan. Ada mereka yang belajar mencintai tanpa memiliki. Ada yang diuji dalam pernikahan dan penantian. Ada yang mengerti bahwa cinta tertinggi bukan sekadar milik manusia, tapi milik Tuhan. Pintu itu bukan untuk dipaksa dibuka. Ia hanya menunggu hati yang siap , hati yang rela, sabar, dan ikhlas. Setiap langkah di ambang pintu adalah pelajaran. Setiap detik di depannya adalah doa. Dan setiap jiwa yang akhirnya melangkah... menemukan takdirnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines