The Perfect Dose

The Perfect Dose

  • WpView
    Reads 1,131
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 25, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Action and Thriller
Psychological
Crime
Setiap dosis memiliki efek. Terlalu sedikit, tidak berguna. Terlalu banyak, mematikan. Dr. Saros Xander Vendella memahami prinsip ini lebih baik dari siapa pun-tidak hanya dalam kedokteran, tetapi dalam setiap aspek kehidupannya yang dibangun di atas keseimbangan berbahaya antara cahaya dan bayangan. Xander Medical Center melayani mereka yang seharusnya tidak ada, menyembuhkan mereka yang seharusnya mati, dan mengubur rahasia lebih dalam dari mayat di ruang bawah tanah. Saros mengendalikan semuanya dengan presisi sempurna-siapa yang hidup, siapa yang mati, siapa yang menghilang tanpa jejak. Sampai Luna Noel Sinclair tanpa sadar menjadi variabel yang mengacaukan seluruh persamaan. Satu kesalahan menempatkannya sebagai kontaminan yang harus dieliminasi dari sistem, dan untuk pertama kalinya, bahkan pria yang menguasai hidup dan mati tidak bisa menghentikan reaksi berantai yang sudah terinjeksi. Dalam dunia yang diatur oleh dosis sempurna, cinta adalah satu-satunya overdosis yang tidak bisa dinetralkan.
All Rights Reserved
#379
cewek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status [END]
  • Kembang Desa
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines