Di SMA yang sama, Jiwoo dan Juun hidup dengan label yang saling bertolak belakang.
Jiwoo dikenal sebagai cowok dingin-tenang, pendiam, dan sulit didekati. Banyak yang mengira ia tak peduli pada siapa pun. Padahal, di balik sikap cool-nya, Jiwoo menyimpan kelembutan yang tak pernah ia tunjukkan ke dunia.
Sementara itu, Juun adalah cewek yang dicap nakal. Berani melawan, keras kepala, dan sering dianggap sumber masalah. Tak ada yang benar-benar bertanya kenapa ia memilih bersikap seperti itu-atau apa yang sebenarnya ia lindungi di balik sikap berandanya.
Ketika dua kepribadian yang salah dimengerti ini dipaksa saling berhadapan, benturan pun tak terhindarkan. Kata-kata tajam, prasangka, dan emosi yang belum selesai membuat jarak di antara mereka semakin tipis... sekaligus semakin rumit.
Karena terkadang, yang terlihat dingin justru paling hangat.
Dan yang terlihat kuat, hanya sedang berusaha bertahan.