16 parts Ongoing Di cakrawala Astraville, kekuasaan bukanlah tentang siapa yang paling tinggi menjulang, melainkan tentang siapa yang sanggup berdiri paling tegak di atas keruntuhan nurani. Altair, Bima, dan Mahatma adalah tiga klan pilar yang dibangun oleh besi, darah, dan ambisi. Namun di puncak menara yang menyentuh langit, ada nyawa yang dibekukan oleh waktu.
Kaidan Daneswara Altair adalah monumen kesunyian. Ia adalah sebuah 'karya seni' yang dipahat oleh ekspetasi sang ayah, sebuah zirah tanpa celah yang melupakan cara bernafas sebagai manusia. Baginya, Alteair adalah medan perang statis. Tempat di mana emosi adalah aib yang harus dikubur dalam dalam.
Hingga Keenan Shankara Adyava datang sebagai pusat gravitasi. Dia bukanlah pengajar takhta. Dia adalah pemimpi mandiri yang rela menjinakkan ribuan drone dan menundukkan setelit Alteair-7 demi menyambung sisa nafas sang ayah yang terbaring lemah di Lumina. Di tengah kedinginan Alteair, Keenan adalah retakan cahaya yang memaksa sisi kemanusiaan Kaidan keluar dari persembunyiannya.
Namun sejarah tak pernah benar benar terkubur. Identitas anak kecil yang dulu menatap dunia melalui celah pagar kecil, mulai berdenyut di balik jas mahal sang pewaris. Rahasia masa lalu yang kini mulai terancam oleh kedatangan sang kaisar sesungguhnya, Daneswara Altair.
"saya membangun Alteair hingga setinggi ini untuk mengangkat namamu, Kaidan. Dan dengan mudahnya kamu merendah hanya untuk berlutut di hadapannya"
Satu hinaan yang mematikan, satu janji di tangga darurat yang sunyi, dan sebuah perlindungan yang mempertaruhkan segalanya. Di dunia di mana kasih sayang dianggap sebagai kelemahan yang fatal, mampukah Kaidan melindungi satu satunya nya 'rumah' yang pernah ia kenali, tanpa harus menghancurkan martabat yang telah ia bangun seumur hidupnya?