Becoming A Mafia Doll

Becoming A Mafia Doll

  • WpView
    Reads 1,897
  • WpVote
    Votes 406
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 12, 2026
🎀(Masih Tahap Revisi)🎀 ⚠️ lapak dewasa!! Book ini banyak berisikan adegan kekerasan dan kata-kata kasar, jadi mohon bijak dalam memilih bacaan. One is a Mafia and the other is a Assassin. "From now on, you're my personal fuck toy. You'll live in my mansion, you'll sleep in my bed, you'll eat at my table. And every single night, I'll fuck you senseless." ~Hyunjin "I hate you" ~Ningning Failed, satu kata yang membuat ningning terus merutuki kebodohannya. Blurb: Demi keluarganya, Ningning Kim memilih jalan yang tak pernah ia impikan. Menjadi pembunuh bayaran, menghapus nyawa demi nyawa, dan menutup hatinya rapat-rapat dari rasa bersalah. Misi terbarunya jauh lebih berbahaya dari sebelumnya. Hwang Hyunjin, seorang mafia kejam yang dijuluki monster, pria yang tak pernah gagal selamat dari percobaan pembunuhan. Undangan makan malam berubah menjadi permainan mematikan.Tatapan penuh tipu daya, senyum palsu, dan akting sempurna menutupi niat saling membunuh. Di antara darah, luka, dan kebohongan, Ningning harus memilih. Menuntaskan misi dan menyelamatkan keluarganya, atau terjebak dalam permainan iblis yang justru menikmati penderitaannya. Karena dalam dunia ini, cinta bisa jadi senjata, dan bertahan hidup sering kali berarti mengorbankan diri sendiri. ⚠️ DON'T COPY MY STORY!!! Start 01 February Becoming A Mafia Doll by seziestrong
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEW BIEBER
  • My Granger
  • The Way Of Love [END]
  • Blessing in Disguise • jisyong
  • COLD SIN
  • Reckless
  • 𝚐𝚕𝚞𝚎𝚍 (short story) ✔
  • Untouched (√)
  • FARaway
  • The Bodyguard's Secret

Dia pernah menjadi bagian dari diriku. Dia pernah menjadi lentera dalam gelapku. Menjadi sunyi dalam ramaiku. Menjadi airmata dalam gembiraku. -Selena Gomez Dia pernah menjadi alasan aku bangkit. Dia pernah menjadi bodoh ketika percaya aku. Senyumnya pernah menjadi matahariku. Airmatanya pernah menjadi pedihku. -Justin Bieber

More details
WpActionLinkContent Guidelines