L'AMOUR DE MA VIE

L'AMOUR DE MA VIE

  • WpView
    Reads 338,558
  • WpVote
    Votes 14,405
  • WpPart
    Parts 75
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 25, 2026
Seraphine Harrington tumbuh sebagai bisikan di rumah besar yang tidak pernah menyebut namanya. la terbiasa menjadi ruang kosong antara dua anak yang lebih layak dicintai: kakak yang bersinar terlalu terang, dan adik yang dipuja sebelum ia bisa berjalan. Hingga suatu malam, takdir yang bukan miliknya dijatuhkan ke pangkuannya. Sang kakak, Katarina kabur dari pernikahan yang dijodohkan keluarga, dan Seraphine didorong ke dalam gaun pengantin yang dingin. Gaun yang tidak mengenal tubuhnya, nasibnya, atau mimpinya. Di altar, Dante Bianchi memandangnya seperti bayangan yang menodai janji yang hilang. la tidak melihat Seraphine. la melihat kekosongan di tempat perempuan yang seharusnya ia nikahi. Kini Seraphine, sekali lagi, menjadi ruang kosong itu. Dalam rumah yang bukan miliknya, dan di sisi pria yang hatinya dipenuhi seseorang yang bukan dirinya, ia belajar bahwa tidak ada sunyi yang lebih tajam daripada menjadi pengantin tanpa nama-pengantin yang hadir hanya untuk menutup luka orang lain.
All Rights Reserved
#1
couple
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MINE, NO ONE ELSE (END)
  • My Celestia [ON GOING]
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • TERRITORY
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • Tempat Pengganti
  • Círculo del Destino
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • SAGA
  • Pawang Hantu Om Aktor

[DI LARANG KERAS COPY PASTE]. FOLLOW SEBELUM BACA !!! Bagi semua orang di SMA Garuda, Axel Regantara adalah monster temperamental yang paling dihindari. Badboy ketua geng, tukang berantem, dan dingin tak tersentuh. Tapi bagi Reina Alvionita, Axel adalah masa lalu kelam yang ingin ia kubur dalam-dalam. Reina mengira kepindahannya ke sekolah ini akan membawa ketenangan. Namun, takdir justru membawanya kembali ke hadapan Axel. Bedanya, Axel yang sekarang tidak lagi menindasnya seperti dulu. Tatapan cowok itu berubah menjadi sebuah obsesi. Axel mengklaim Reina secara terang-terangan. Siapa pun yang berani menatap Reina terlalu lama, berkomentar genit di sosial medianya, atau sekadar mendekat, harus siap berhadapan dengan kepalan tangannya. Semua orang takut pada Axel. Tapi hanya Reina yang berani membentak cowok itu-dan anehnya, Axel selalu nurut. Di antara emosinya yang gampang meledak dan kepalan tangannya yang penuh luka berantem, Axel menyimpan satu kalimat mutlak untuk gadisnya: "Gue bisa dihancurin siapa aja, Princess. Tapi jangan lo. Karena kalau lo yang pergi, gue bisa gila."

More details
WpActionLinkContent Guidelines