Dua dunia, satu takdir.
Rima, 17 tahun, adalah juara kelas dari sekolah kecil yang sadar bahwa kepintarannya hanya ilusi. Dari sosok pemalas yang terobsesi game dan pacaran online, ia berubah total. Dengan latar belakang keluarga sederhana, ia memilih jalur mandiri: kuliah di Universitas Terbuka sambil membangun bisnis les kecil-kecilan. Berbekal filsafat dan ilmu manajemen, ia menciptakan "sistem" kehidupannya sendiri-penuh disiplin, visi, dan rasa syukur, meski jalan yang ia pilih sering dipandang remeh orang lain.
Darren, 17 tahun, adalah produk sukses sistem pendidikan. Siswa sekolah unggulan dengan segudang prestasi, ia menjalani hidup yang terencana sempurna menuju jurusan Teknik Mesin UI. Namun, di balik tumpukan sertifikat dan dukungan keluarga, ia menyimpan kehampaan. Krisis eksistensial perlahan melanda, mempertanyakan makna di balik semua pencapaian yang ditentukan orang lain.
Dunia mereka sempurna sebagai kutub yang berlawanan: satu tumbuh dari keterbatasan, satu jenuh akan kelimpahan; satu mencari kekuatan dari dalam, satu terjebak validasi dari luar.
Pertemuan takdir mereka terjadi di sebuah kebun hijau yang jauh dari kota. Darren, yang diajak ayahnya menjernihkan pikiran, bertemu dengan Rima, gadis cerdas yang menjadi "filsuf" kebun tersebut. Pertemuan pertama mereka bukan percikan romansa biasa, melainkan sebuah tabrakan pikiran. Rima, dengan ketajaman dan kedalamannya, mampu melihat serta mengartikulasikan kegelisahan yang selama ini membelenggu Darren.
Pertemuan singkat itu menjadi katalis yang mengubah orbit kehidupan mereka. Kisah ini adalah perjalanan dua jiwa yang saling melengkapi: bagaimana kekuatan karakter Rima dan kompetensi teknis Darren akan saling bertaut, dan bagaimana dari dua kutub yang berbeda, mereka menemukan satu orbit bersama menuju cinta dan kehidupan yang penuh makna.
---
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang