Rahasia Ketua BEM

Rahasia Ketua BEM

  • WpView
    Reads 122,362
  • WpVote
    Mga Boto 3,416
  • WpPart
    Mga Parte 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Jul 11, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
punya anak dan menjadi single mom di usia muda tak pernah terbayangkan oleh Dara, Adara Auliya Putri. ditinggal oleh orang tuanya saat masih kecil Dara hidup sebatang kara dan hanya mengandalkan sisa warisan yang ditinggalkan. ... Baskara Wijaya adalah ketua BEM Universitas Bina Indonesia. anak dari politikus terkenal. kehidupan dan status sosialnya sangan berbanding terbalik dengan Dara. Baskara tak pernah tahu bahwa anak yang dikandung Dara ternyata dilahirkan dan dibesarkan seorang diri. ... "Apa kabar, Dar ." Setelah 3 tahun tak bertemu dan tidak tahu kabar masing masing. Kini mereka bertemu lagi di kampus yang sama. Kampus impian mereka dulu. Penasaran sama cerita lengkapnya? Yuk kepoin kisah Baskara dan Adara. Ini cerita pertamaku jadi mohon maaf banget kalau ada kesalahan dan kekurangan 🙏🙏 I hope you guys like the story and are entertained 🧡🧡
All Rights Reserved
#195
papamuda
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Nala dan Mas Juragan
  • Salah Status [END]
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman