A Seat Reserved for Us

A Seat Reserved for Us

  • WpView
    LECTURAS 1,201
  • WpVote
    Votos 245
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, mar 28, 2026
Empat tahun sebelas bulan bersama, lalu berakhir tanpa teriakan, tanpa air mata berlebihan, just silence. Raina dan Jagat putus bukan karena cinta mereka habis, tapi karena mereka berhenti saling menjangkau. Too tired to fight, too familiar to notice what was missing. Dua setengah tahun kemudian, sebuah wedding invitation mempertemukan mereka lagi. Orang yang sama, memori yang sama, tapi dengan versi diri yang berbeda. They sit in the same room, sharing awkward glances, unfinished conversations, and feelings they thought had already settled. Di antara vows yang diucapkan orang lain, Raina dan Jagat mulai sadar, maybe some loves don't disappear. They just wait, quietly, for the right time. Because sometimes, even after everything, there's still a seat reserved for us.
Todos los derechos reservados
#822
roseannepark
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • between the lines and the lens
  • [7] BEAUTIFUL IN WHITE
  • Between The Lines
  • 1 TO 9
  • Self Forced Marriage
  • SOLEDAD
  • Smoke
  • Antara Anvaya
  • PERFECTLY UNLOVED: RIANE AIDAN
  • (𝐍𝐎𝐓) 𝐀 𝐃𝐑𝐄𝐀𝐌 𝐖𝐄𝐃𝐃𝐈𝐍𝐆

jaerose short-story #02 Juandra Argantara tahu caranya melompat tinggi dan menghantam bola dengan presisi. Tapi ia selalu gagap ketika harus mengatur jarak dengan manusia-terutama satu perempuan bernama Raisa Ariana Soemardi. Raisa tumbuh sebagai pengagum paling berisik, paling setia, dan paling sering disalahpahami. Ia menyukai Juan sejak remaja, terlalu terang untuk dunia yang lebih suka batas. Ketika takdir mempertemukan mereka kembali sebagai dua orang dewasa dengan luka dan rahasia masing-masing, jarak itu berubah jadi tarik-ulur yang melelahkan. Tentang benci yang pelan-pelan melemah. Tentang mundur demi harga diri. Dan tentang perasaan yang tetap bertahan, bahkan saat tidak diminta.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido