Eleven-Eleven (END)

Eleven-Eleven (END)

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Sun, Feb 1, 2026
Ada sebuah legenda yang beredar di masyarakat yang menyatakan bahwa jika kita secara tidak sengaja melihat angka kembar pada jam-terutama pada pukul 11:11-maka satu harapan kita akan dipenuhi oleh alam semesta. Aku pernah menjadi salah satu yang meyakininya. Di tengah keramaian Jakarta yang tak pernah sepi, aku sering menutup mata pada saat itu. Permintaanku sederhana, tidak berlebihan: aku hanya ingin waktu berhenti saat aku bersamanya. Namun, alam semesta punya cara yang sinis untuk menjawab doa. Waktu memang terhenti, tapi bukan dalam sebuah pelukan. Waktu berhenti dalam kenangan yang terpaksa terputus sebelum saatnya berkembang. Waktu berhenti di sebuah percakapan telepon yang menghentikan segalanya, menyisakan gema suara yang kini hanya dapat kudengar dalam mimpi. Cerita ini bukan tentang bagaimana dua insan bertemu dan hidup bahagia selamanya. Ini adalah sebuah catatan mengenai perasaan yang tumbuh di antara gedung-gedung tinggi Jakarta dan hawa dingin Puncak. Sebuah perasaan yang harus menyerah pada jarak ratusan kilometer menuju Yogyakarta, dan sebuah tembok besar bernama kenyataan. Untuk setiap detik yang pernah kita bagi, dan untuk setiap pukul 11:11 yang kini hanya menyisakan kesunyian.
All Rights Reserved
#12
ceritabxb
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • Almost Married (On Going)
  • Salah Status
  • Daddy Sitter 21+ (END)
  • Merciless Ex Obsession
  • Satu Tahun Saja
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nala dan Mas Juragan

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines