A Meet in the Winter Season

A Meet in the Winter Season

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 1, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Assassin and Espionage
War and Military
Adventure
Turunnya tahta, pembantaian berdarah, dan sebuah kutukan yang menyedihkan. Cassian Madison Morvane-sang Crimson General, dipaksa menelan pahitnya kehidupan saat menyaksikan seluruh bangsanya dimusnahkan oleh keserakahan manusia. Seratus tahun berlalu. Kutukan itu akhirnya sirna. Cassian bangkit dari tidur panjangnya dan membuka mata pada dunia yang telah berubah. Namun, hal pertama yang ia temukan bukanlah kebebasan-melainkan sosok perempuan asing yang tergeletak di atas lantai yang dingin. Satu hal segera ia sadari. Mereka berasal dari bangsa yang berbeda. Bangsa yang telah menghancurkan segalanya. Lalu, akankah Cassian memberikan kesempatan hidup bagi perempuan itu? Ataukah ia akan menghabisinya hanya karena ia terlahir sebagai manusia? Karena bagi Cassian, belas kasihan bisa menjadi kesalahan paling mematikan. 18+ since©2026 nylee_ tidak menerima ib, copy paste, dsb 🚫
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  "The Protector's Legacy: Love, Chaos, and the Choi Heirs
  • Transmigrasi: Dion or Daniel (Hiatus)
  • The Baby Of Valderic
  • Changed || Caine Chana || FANFIC || S3 ON GOING
  • Force to Marry the Devil
  • Heir of 24 Hours
  • Terasingkan (On Going) (Slow Update)
  • Stay with you? Really?
  • Ferrell Harland Natio
  • Just A Name

Jennie mendengus, lalu masuk ke dalam mobil. Saat Lisa hendak duduk di kursi depan samping supir, Jennie tiba-tiba bersuara. "Siapa bilang kau duduk di depan? Kau duduk di belakang, di sampingku. Aku ingin melihat seberapa hebat 'pahlawan' pilihan Appa ini saat aku sedang merasa bosan," perintah Jennie dengan nada meremehkan. Lisa terdiam sejenak, lalu mengangguk. "Baik, Nona."

More details
WpActionLinkContent Guidelines