Dunia mengenal Alya Arisatya sebagai sisa-sisa kejayaan yang hancur. Setelah kematian tragis kedua orang tuanya dan runtuhnya imperium bisnis keluarganya, Alya menjadi gadis malang yang kehilangan suaranya. Dia adalah "pajangan" bisu yang dipaksa menikah dengan Revan Ganendra, CEO dingin yang dikenal tak memiliki belas kasihan. Di mata publik, ini adalah kisah klise tentang gadis rapuh yang mencari perlindungan pada pria berkuasa.
Namun, keheningan Alya adalah sebuah senjata.
Alya tidak sedang berduka; dia sedang menyutradarai. Kehancuran keluarganya, dokumen perjodohan yang muncul tiba-tiba, hingga setiap tetes air mata yang jatuh, adalah bagian dari partitur yang ia tulis sendiri. Alya adalah seorang sosiopat jenius yang telah bersumpah untuk tidak mengeluarkan satu kata pun (Vow of Silence) demi mengasah insting predatornya. Misinya hanya satu: Membuat Revan bertekuk lutut dan bergantung sepenuhnya padanya.
Di sisi lain, Revan bukanlah korban yang lugu.
Revan tahu bahwa istrinya yang "bisu" sering mendengarkan rekaman suaranya sendiri di tengah malam dengan nada yang mengerikan. Revan tahu bahwa setiap gerak-gerik Alya adalah manipulasi. Alih-alih membongkarnya, Revan justru masuk ke dalam permainan itu. Ia menikmati setiap kebohongan Alya, sengaja menjadi "bodoh" untuk melihat seberapa jauh Alya akan menarik benang kendalinya.
Todos los derechos reservados