Friendship love and choice

Friendship love and choice

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 25, 2026
🦋 𝐁𝐥𝐮𝐬𝐡𝐞𝐬,𝐛𝐮𝐭𝐭𝐞𝐫𝐟𝐥𝐢𝐞𝐬,𝐚𝐧𝐝 𝐛𝐢𝐭𝐭𝐞𝐫𝐬𝐰𝐞𝐞𝐭 𝐜𝐡𝐨𝐢𝐜𝐞𝐬 Sahara pikir kehidupan SMA-nya akan hanya diisi dengan canda tawa bersama sahabatnya. Tapi semua itu berubah semenjak Sahara bertemu Jeffrey-playboy SMA Harapan yang penuh percaya diri, mudah mengucapkan kata - kata manis, dan tak ragu menunjukan ketertarikan pada Sahara. Kehadiran Jeffrey membuat hari-hari Sahara sedikit lebih berwarna. Tapi... Di sisi lain, Altair-sahabatnya yang selalu ada dan selalu mencintai Sahara dalam diam-menunjukkan perhatian tidak biasa. Seperti Altair selalu hadir saat Sahara membutuhkan apa pun itu, tidak dengan kata - kata manis, melalainkan dengan langkah yang selalu datang lebih dulu tanpa diminta Sahara terjebak di antara dua pilihan cinta yang datang dengan membara seperti api atau cinta yang datang dengan tenang dan damai bagaikan lautan? Entah siapa pun yang Sahara pilih, dia tahu satu hal: ini bukan sekadar perjalanan cinta. Ini tentang bertahan, memilih, dan kehilangan.....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines