Echo vitae sequentis (END)

Echo vitae sequentis (END)

  • WpView
    Reads 453
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 13, 2026
WpInfo
Fiction
LGBTQIA+
Gay
Romance
Happy Ending
Sebuah gema dari Hingga Kehidupan Berikutnya (Echo vitae sequentis) kisah tentang dua jiwa yang bertemu kembali di kehidupan berikutnya, bukan untuk diperbaiki, melainkan untuk diuji ulang. Arrian, seorang frater muda, menjalani hidup yang tertata oleh doa dan kaul. Lucan, seorang pemuda tunanetra, datang ke seminari dengan langkah yang pelan dan suara yang tenang. Mereka bertemu sebagai orang asing, namun setiap pertemuan terasa seperti pengulangan yang samar, akrab tanpa ingatan, dekat tanpa nama. Dalam keheningan, tumbuh perasaan yang tak pernah diucapkan. Cinta yang memilih diam. Cinta yang kembali dihadapkan pada iman, waktu, dan kehilangan. Ketika Arrian akhirnya berani memilih... ia justru menyadari bahwa beberapa cinta tidak datang untuk dimiliki, melainkan untuk dilepaskan sekali lagi. Sebuah kisah tentang doa yang sama, pilihan yang terlambat, dan harapan yang terus hidup, bahkan ketika segalanya berakhir. Sebuah gema dari Hingga Kehidupan Berikutnya.
All Rights Reserved
#65
niskala
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATMA FATAMORGANA
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Stealing My Husband
  • Unexpectedly Yours
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • Dua Langit Berbeda
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • MOTHER

"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak." Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer. Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta. Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib. Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar. Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya. Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu. Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya? ~~~ DILARANG PLAGIAT (⁠ノ⁠`⁠Д⁠'⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻ pernah di unpublish karena di revisi. #01 teenfiction [ 20 Maret 2026] #01 absrud [ 20 Maret 2026] #01 gambar [ 20 Maret 2026] #01 fiksi [31 Maret 2026] #02 komedi [ 20 Maret 2026]

More details
WpActionLinkContent Guidelines