Keluarga Calon Istriku

Keluarga Calon Istriku

  • WpView
    Reads 23,441
  • WpVote
    Votes 108
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 11, 2026
Aku bernama Rizal yang berusia 27 tahun dan akan menikah dengan calon istriku bernama Nisa (25 Tahun), yang akan menceritakan tentang kejadian affair yang terjadi antaran rizal dan juga beberapa wanita dikeluarga nisa sebut saja Rahma : calon ibu mertuaku yang anggun dan cantik berusia 45 tahun Rima kakak pertama nisa yang berusia 30 tahun dan ajeng kakak kedua nisa yang berusia 27 tahun Sinar matahari sore menelusup melalui tirai renda di rumah keluarga Nisa, membiaskan bayang-bayang belang di atas lantai kayu yang mengilap. Aroma kapulaga dan kayu manis masih tertinggal di udara, sisa-sisa teh yang diseduh Rahma sebelumnya. Rizal duduk di sofa empuk ruang tamu, membolak-balik majalah yang sebenarnya tidak ia baca; pikirannya melayang entah ke mana. Tunangannya, Nisa, sedang pergi keluar untuk urusan mendesak, meninggalkannya sendirian bersama keluarga perempuan itu-sebuah situasi yang kian hari kian sarat dengan ketegangan. Rahma, ibu Nisa, melangkah anggun melintasi ruangan. Rok panjangnya yang menjuntai menyapu lantai di setiap langkah. Hari ini ia mengenakan hijab berwarna hijau zamrud tua; kainnya tersampir longgar di bahu, memperlihatkan lekukan tulang selangkanya yang indah. Rizal memperhatikannya dari sudut mata. Jantungnya berpacu saat melihat Rahma membungkuk sedikit untuk merapikan vas di meja kopi-gerakan yang membuat hijabnya tersingkap, cukup untuk memperlihatkan gundukan dadanya di balik blus yang dikenakan. Rizal menelan ludah dengan susah payah, merasakan desakan yang menegang di balik celananya. Ini salah. Benar-benar salah. Namun, pemikiran itu justru membuat api hasratnya kian berkobar.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • Prahara Lamaran [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines