Ruam. Seorang pria berusia 36 tahun tumbuh di dunia yang keras dan gelap. Sejak kecil, hidupnya dihabiskan di jalanan tanpa bimbingan siapa pun. Untuk bertahan hidup, ia mencuri, mencopet, dan belajar bahwa dunia tidak pernah benar-benar ramah. Nasib membawanya masuk ke sebuah kelompok gangster, bukan karena pilihan, tetapi karena dianggap punya potensi untuk bertahan di dunia kejam itu.
Suatu malam, saat ia merenung di pinggir jalan, pandangannya tertuju pada sebuah buku tua. Isinya aneh, hanya seperempat halaman yang tertulis, sisanya kosong, seolah menunggu seseorang untuk melanjutkannya. Rasa penasaran membuatnya membaca buku itu, tanpa tahu bahwa cerita di dalamnya akan mengubah hidupnya selamanya.
Tak lama kemudian, ia tewas ditembak oleh musuh kelompoknya. Namun kematian bukanlah akhir. Ia terbangun di dunia lain, menjadi tokoh utama dari buku yang pernah ia baca. Sebuah kehidupan baru terbentang di hadapannya, dengan masa lalu yang bukan miliknya dan masa depan yang belum tertulis.
Kini, ia harus melanjutkan hidup sang protagonis dan mengisi halaman-halaman kosong itu dengan pilihannya sendiri. Akankah ia mengulang kegelapan yang sama, atau menulis akhir yang berbeda?
Mengisi Halaman Kosong adalah kisah tentang kesempatan kedua, tentang mengubah nasib, dan tentang keberanian menulis hidup sendiri ketika takdir memberi pena, tetapi tidak memberi petunjuk.
⚠CERITA INI MENGANDUNG UNSUR BL. TAPI CERITA INI TIDAK BERFOKUS DENGAN BL. KALAU TIDAK NYAMAN, BOLEH SKIP SAJA⚠
All Rights Reserved