Please, Be Mine ji | GINJI [Slow Update]

Please, Be Mine ji | GINJI [Slow Update]

  • WpView
    Reads 4,298
  • WpVote
    Votes 437
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 25, 2026
⚠ 𝗣𝗘𝗥𝗛𝗔𝗧𝗜𝗔𝗡 ⚠ - 𝘊𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢 𝘥𝘪 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘪𝘯𝘪 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘬𝘶𝘵 𝘱𝘢𝘶𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘫𝘪𝘸𝘢 𝘢𝘴𝘭𝘪 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘦𝘯𝘥𝘢𝘭𝘪 𝘐𝘊 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 ( 𝘖𝘖𝘊 ) - 𝘑𝘶𝘴𝘵 𝘐𝘊! 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘰𝘨𝘰𝘬 𝘶𝘱 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘢𝘥𝘢 𝘬𝘰𝘮𝘦𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘢𝘪𝘵𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘖𝘖𝘊 - 𝘒𝘢𝘳𝘢𝘬𝘵𝘦𝘳 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘱𝘪𝘯𝘫𝘢𝘮 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘎𝘛𝘈 𝘝 𝘙𝘰𝘭𝘦𝘱𝘭𝘢𝘺 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘢𝘯𝘨𝘨𝘰𝘵𝘢 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘛𝘕𝘍 𝘴𝘦𝘳𝘵𝘢 𝘧𝘳𝘢𝘬𝘴𝘪 𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘯𝘱𝘤 𝘵𝘢𝘮𝘣𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪 𝘯𝘢𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘳𝘢𝘯𝘥𝘰𝘮 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘴𝘢𝘺𝘢 - 𝘓𝘈𝘗𝘈𝘒 𝘉𝘟𝘉, 𝘮𝘰𝘩𝘰𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘩𝘰𝘮𝘰𝘱𝘩𝘰𝘣𝘪𝘢 𝘴𝘪𝘭𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘶𝘩 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘣𝘰𝘰𝘬 𝘪𝘯𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘤𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘣𝘰𝘰𝘬 𝘭𝘢𝘪𝘯 - 18+! 𝗦𝗛𝗜𝗣 - ! : 𝟏.𝐆𝐢𝐧𝐣𝐢 - 𝐆𝐢𝐧 & 𝐑𝐢𝐣𝐢 𝟐.𝐑𝐢𝐨𝐧𝐂𝐚𝐢𝐧𝐞 - 𝐑𝐢𝐨𝐧 & 𝐂𝐚𝐢𝐧𝐞 𝟑.𝐉𝐚𝐤𝐢𝐊𝐫𝐨𝐰 - 𝐉𝐚𝐤𝐢 & 𝐊𝐫𝐨𝐰 𝟒.𝐆𝐥𝐞𝐧𝐌𝐚𝐫𝐜𝐡 - 𝐆𝐥𝐞𝐧 & 𝐌𝐚𝐫𝐜𝐡𝐢𝐞 𝟓.𝐌𝐚𝐆𝐢𝐥 - 𝐌𝐚𝐤𝐨 & 𝐀𝐠𝐢𝐥 𝟔.𝐂𝐡𝐢𝐒𝐞𝐥 - 𝐄𝐜𝐡𝐢 & 𝐒𝐞𝐥𝐢𝐚 𝟕.𝐌𝐚𝐫𝐑𝐢𝐧 - 𝐌𝐚𝐫𝐜𝐞𝐥𝐥 & 𝐆𝐚𝐫𝐢𝐧 dll.
All Rights Reserved
#25
ginji
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • I'm Not Just a Figuran
  • Garwo
  • Justine
  • Jodoh Pilihan Mama
  • The Servant [James Harem]
  • TOXIC BOYFRIEND
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Last Hope - Cawooz
  • Same, But Not

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines