Genetic Puzzle

Genetic Puzzle

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 22, 2026
WpInfo
Fiction
Mystery
Satu mayat tanpa nama di lorong belakang sekolah. Satu profil DNA yang sama muncul di enam TKP berbeda. Dan satu pertanyaan yang tidak ada yang berani tanyakan, bagaimana bisa? Arka, Zora, Galen, dan Sean bukan detektif. Mereka anak SMA biasa yang kebetulan-atau tidak kebetulan-terseret ke dalam kasus yang semakin besar setiap kali mereka menggali lebih dalam. Media menyebut sosok di balik DNA misterius itu sebagai Hantu Cakrawala. Polisi yakin pelakunya nyata. Tapi Arka tidak yakin. Dan ketidakyakinan itulah yang membuat semuanya berbahaya. Karena ternyata bukan pelakunya yang perlu ditemukan. Melainkan apa yang sengaja disembunyikan.
All Rights Reserved
#124
medis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Defiant [END]
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Shadow in the Lab
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • SHEA SANG FIGURAN

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines