"Pernah denger gak? Ternyata, dulu.. pernah ada kasus teroris bom yang melibatkan banyak korban. Dua di antara korban itu adalah polisi yang merelakan diri untuk melindungi tim dan warga yang ada di kota itu. Para polisi itu di temukan di daerah sepi, dengan luka tembak yang cukup banyak. Tapi... mereka gak di ekspos di sosmed, bahkan gak ada berita yang nayangin itu. Tapi terkuak akhir akhir ini, karena arsip lama ke sorot media." Kata Harsa
Ini tentang 5 remaja yang kembali membuka arsip lama karena banyak yang tertutup rapi. Kemenangan tak hanya karena prestasi, tapi karena sesuatu yang kita harapkan untuk menang itu berhasil. Tapi, kali ini.. bahkan, hukum pun tidak bertindak sebagaimana harus bertindak. Maka dari itu, mereka yang akan bertindak langsung untuk memperjuangkan keadilan.
Ke-limanya memiliki jabatan cukup tinggi dalam dunia pekerjaan, detektif, polisi, dokter forensik, pengacara, jaksa. Dengan itu, mereka memiliki peluang mudah. Terlebih lagi, dua di antara mereka bekerja di unit yang sama dengan korban-dua polisi yang tewas.
Lantas, apa yang akan mereka lakukan? Apakah rencana mereka berhasil? Apa justru, gagal.. dan kembali melibatkan banyak korban?
Lima bersaudara laki-laki tumbuh dalam rumah yang tampak lengkap dari luar, tapi rapuh di dalam. Setelah kedua orang tuanya berpisah, anak-anak itu bertahan di bawah didikan keras dan dingin sang ibu. Terutama setelah kakak kedua, panutan yang hangat dan penuh tawa meninggal dunia secara mendadak.
Tak ada pemakaman yang damai, tak ada air mata yang tuntas. Yang ada hanyalah kemarahan, tuduhan, dan rasa bersalah yang tak pernah terucap. Rakana yang satu kampus dengan Aksara, menjadi sasaran amarah sang ibu. Ia dianggap gagal menjaga, gagal mengerti, gagal peduli.
Namun perlahan, saat masa lalu mulai menguak dirinya sendiri, lewat mimpi-mimpi Eliano, Rakana menemukan keberanian untuk bersuara. Bukan hanya untuk membela diri, tapi untuk berdamai. Dengan ibunya. Dan dengan dirinya sendiri.
Ini bukan kisah tentang kematian. Ini adalah kisah tentang yang tertinggal, yang tak sempat bicara, dan yang akhirnya memilih untuk menyembuhkan.
Start: 21 Juni 2025
Finish: 16 Agustus 2025