Transmigrasi Anna

Transmigrasi Anna

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 4, 2026
Anna adalah gadis manis perawakan model, harus mengalah dengan adik tirinya macam opet yang bermuka dua dan pandai sekali menjilat serta cari muka dengan kakak dan ayah kandungnya, oleh sebab itu ia mengalah pergi ke luar negeri atas bantuan bibinya atau saudara kandung dari sang ibu, tapi naas kesepian merenggut mental serta jiwanya. Lalu saat akan berpindah alam, ia malah masuk kejiwa seorang wanita, dimana wanita itu baru saja meninggal karena keguguran di apartemen yang satu gedung dengannya. Tentu Anna Shok. Lantas masa lalu perempuan tersebut masuk begitu saja kebenaknya tanpa permisi dan mengharuskan dirinya menjadi dua karakter.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦𝔞𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon (Pending)
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • Male lead Antagonist
  • Murid Sialan
  • I Am In Novel?!!
  • TC: Teratai Putih Kembali Populer [END]
  • Sorry Mr. Husband (END)

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines