Bound By Chaos

Bound By Chaos

  • WpView
    Reads 166
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2026
Dulu, masalah terbesar mereka hanyalah siapa yang bangun paling siang. Tapi sekarang, masalah mereka adalah bagaimana cara bertahan hidup esok hari karena orang tua mereka pergi, meninggalkan luka dan tumpukan utang yang tak masuk akal. Gyuvin memilih menjadi tameng, sementara Yujin berusaha tidak menjadi beban. Dalam hiruk pikuk hidup yang kacau, mereka adalah satu-satunya pegangan bagi satu sama lain. Dari masa SMA yang penuh peluh hingga dunia kerja yang penuh kecurangan, mereka terikat dalam satu misi yaitu bertahan hidup. Tapi bagaimana jika semua penderitaan ini hanyalah skenario jahat seseorang? Bisakah ikatan mereka tetap utuh saat tahu bahwa "kekacauan" ini bukan sekadar takdir, melainkan jebakan?
All Rights Reserved
#156
parkgunwook
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GUMI [Completed]
  • Skyline Marriage
  • El and Jerganio (End)
  • Kamu Hanya Milikku
  • President's Wife
  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • Heyu : Second Gear

Gumi selalu dipaksa untuk mengalah pada adik, dan mengerti keadaan kakak. Pada suatu malam, Gumi yang biasanya mau mengalah pada adik dengan mudah, tiba-tiba tidak mau berbagi sampai adiknya menangis dan membuat Mama marah. Tidak hanya Mama, Papa juga marah akan sikap Gumi. Setelah mendapatkan hukuman dari Papa, Gumi jatuh terlelap karena sudah lelah menangis. Namun apa yang dia dapatkan ketika terbangun? Gumi bertransmigrasi ke tubuhnya satu tahun yang lalu. Gumi bertekad untuk tidak mengemis perhatian dari kedua orang tuanya. Gumi akan berusaha menjadi anak yang mandiri dan memutuskan untuk menghindari kedua orang tuanya. ⋆ ˚。⋆୨୧˚ ˚୨୧⋆。˚ ⋆ 𝐍𝐎𝐓𝐄: 𝐂𝐄𝐑𝐈𝐓𝐀 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊 𝐋𝐄𝐍𝐆𝐊𝐀𝐏!

More details
WpActionLinkContent Guidelines