Indigo Semprul

Indigo Semprul

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 5, 2026
Cuma gara-gada baca novel romance tentang kisah cinta hantu dan manusia, Venessa nekat mengunjungi kakeknya di kampung hanya untuk meminta dibukakan indera keenamnya. Vannesa pengin punya pasangan yang romantis kayak si hantu di dalam novel. Stress emang! Vanessa pikir, jadi indigo keren. Vanessa kira, jadi indigo bakal banyak ketemu hantu cogan. Tapi Vanessa tertampar kenyataan. Hantu nyata enggak kayak yang ada di novel-novel. Vanessa memutuskan untuk menutup indera keenamnya tapi sayang, sang kakek telah menemui ajal. *** "Silahkan perkenalkan nama kamu," suruh Bu Macha. "Hai guys! Kenalin! Gue Vanessa Sandyakala. Kalian bisa panggil gue Nessa, cita-cita gue pengen jadi cewek indigo tapi maunya liat setan yang cakep-cakep kayak di novel," ujar Vanessa. *** "Bajingan! Udah jadi setan ngelunjak anjing!" "Sejak kapan setan punya Club Malam?" "Setannya jelek-jelek semua!" *** Semua yang terjadi hanya fiksi belaka. Jangan dianggap nyata.
All Rights Reserved
#153
indigo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CENAYANG (XingQiu)
  • Hah!Dukun?
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • Sukma Lara [END]
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • TUMBAL PESANTREN
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • TAKDIR DIO HANIM ~ BL {Mpreg}

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines