Di Antara Doa dan Notifikasi

Di Antara Doa dan Notifikasi

  • WpView
    Reads 1,252
  • WpVote
    Votes 126
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 13, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
SINOPSIS Serli Artika Sridevi atau Devi adalah siswi SMA yang dikenal ceria, aktif di media sosial, tapi diam-diam memendam luka tentang ayahnya yang pergi tanpa pamit. Di balik senyumnya, ada doa yang tak pernah putus agar ia menemukan arti pulang. Ahmad Afan Khadafy Afan adalah siswa pindahan yang terlihat dingin, pendiam, dan terlalu dewasa untuk seusianya. Ia tak banyak bicara, tapi selalu tepat waktu ke masjid sekolah. Tak ada yang tahu, Afan menyimpan masa lalu yang membuatnya takut mencintai. Pertemuan mereka bermula dari sebuah akun anonim yang selalu membalas curhat Devi setiap malam. Devi jatuh pada sosok yang bahkan tak pernah ia lihat. Tanpa ia sadari... Akun itu adalah Afan. Namun saat perasaan tumbuh, sebuah rahasia besar terungkap Afan bukan hanya menyembunyikan identitasnya, tapi juga sedang mempersiapkan perpisahan. Di antara doa, air mata, dan notifikasi yang tak pernah lagi berbunyi... Devi harus memilih mempertahankan cinta, atau merelakan demi iman.
All Rights Reserved
#545
afan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines