antara : waktu (indira)

antara : waktu (indira)

Season 4 of 5
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Wed, Feb 18, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Indira tidak pernah benar-benar ditinggalkan. Ia hanya perlahan ditinggal oleh waktu. Ketika Arsa pergi mengejar cahaya di kota lain, Indira memilih bertahan di kota yang perlahan kehilangan namanya. Hari-hari kuliah, tawa bersama sahabat, hingga wisuda, semua ia jalani sambil menunggu sesuatu yang tak pernah datang dengan kepastian. Ada laki-laki yang mendekat. Ada kehidupan yang terus berjalan. Dan ada satu telepon singkat yang menjadi batas antara berharap dan merelakan. Antara : Waktu Indira adalah kisah tentang perempuan yang belajar hidup tanpa penjelasan, tentang memilih realitas tanpa benar-benar melupakan, dan tentang bagaimana cinta bisa tetap tinggal bahkan setelah seseorang memutuskan untuk pergi terlalu lama. Karena tidak semua perpisahan terjadi dengan kata selamat tinggal. Sebagian hanya terjadi... karena waktu.
All Rights Reserved
#7
arsa
WpChevronRight
Series

Antara

  • Antara
    Season 1
    10 parts
  • Antara : jarak
    Season 2
    10 parts
  • antara : waktu (arsa)
    Season 3
    10 parts
  • Season 4
    11 parts
  • Antara : garis waktu
    Season 5
    5 parts
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Ya Umma Awlaadii 'NaZa' || On Going
  • Ketos Galak
  • The Story Of Janeta
  • Sabila untuk Asher
  • RICARDO : DANGEROUS HUSBAND
  • DIA ANGKASA
  • ALTEZZA [New Version]
  • Annela
  • ARZELEON ( END )

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines