VIOLETA

VIOLETA

  • WpView
    Lecturas 154
  • WpVote
    Votos 32
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, may 28, 2026
WpInfo
Ficción
Ciencia Ficción
"Kamu yakin baik-baik saja?" Pertanyaan itu terdengar sederhana. Terlalu sederhana untuk sesuatu yang tidak pernah punya jawaban pasti. Tidak semua orang menjawab dengan jujur. Bukan karena ingin berbohong, melainkan karena ada hal-hal yang terasa terlalu berat untuk dijelaskan. "Iya." Jawaban itu selalu cukup. Cukup untuk menutup percakapan. Cukup untuk membuat dunia melanjutkan langkahnya. "Jangan bilang ke siapa-siapa." Kalimat itu tidak terdengar seperti permintaan, melainkan kebiasaan. Karena ada rahasia yang tidak dimaksudkan untuk diselamatkan hanya ditunda, sampai tubuh tidak lagi sanggup berpura-pura kuat.
Todos los derechos reservados
#218
teknologi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦𝔞𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon
  • TC: Teratai Putih Kembali Populer [END]
  • Murid Sialan
  • I Am In Novel?!!
  • Male lead Antagonist
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • Sorry Mr. Husband (END)

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido