LOGIC ERROR (WILLIAMEST) [END]

LOGIC ERROR (WILLIAMEST) [END]

  • WpView
    Reads 9,856
  • WpVote
    Votes 594
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 9, 2026
William adalah kekacauan yang nyata mahasiswa populer yang hobi balapan, pemabuk, dan selalu menjadi pringkat nomor 1 di universutas. Namun, dunianya mendadak membeku saat melihat Est kembali sebagai mahasiswa pindahan di kampusnya. Est yang dulu ia kenal adalah sosok ramah dan menggemaskan yang ia sakiti hingga hancur, namun kini Est kembali sebagai sosok yang 180 derajat berbeda dingin, tak tersentuh, dan yang paling menyakitkan, Est sama sekali tidak mengenali William akibat amnesia yang dialaminya. ​Kesempatan datang saat mereka berdua dipaksa menjadi partner untuk mewakili universitas dalam lomba nasional karena kecerdasan mereka yang di atas rata-rata. Di tengah ambisi memenangkan trofi, William bertekad menebus dosa masa lalunya dan membuat Est kembali jatuh cinta. Namun, menghadapi Est yang sekarang sangat dingin dan asing bukanlah perkara mudah. Di sela-sela adu logika dan tekanan kompetisi, William harus berjuang, apakah ia sanggup memenangkan hati seseorang yang bahkan telah menghapus namanya dari ingatan? NO PLAGIAT!! 🚫🚫🚫❌ NO PLAGIAT!! 🚫🚫
All Rights Reserved
#42
williamest
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANURDARSA {END}
  • Contract of Love: The CEO's Intern || WILLIAMEST || BL || BXB  || END
  • My Sugar Baby 《END》
  • UNEXPECTED LOVE : SEASON 2
  • The Shadow Heir [END]
  • The Last Shield: "Legacy of a Broken Vow" (TAMAT)
  • WilliamEst: Peace in the storm
  • Soul in Canvas; (End')
  • Silent Vows | Williamest
  • Royal Hours (궁) - WILLIAMEST

Seorang alpha yang membenci omega, hidup dengan keyakinan bahwa ikatan hanyalah kelemahan. Namun segalanya runtuh saat ia bertemu dengan mate-nya-omega yang tak bisa ia tolak. Di antara ego dan takdir, kebencian perlahan berubah menjadi sesuatu yang tak pernah ia inginkan... namun tak mampu ia hindari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines