Daddy Mafia

Daddy Mafia

  • WpView
    Reads 217
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 6, 2026
Fiorella Venesia hanyalah gadis biasa hingga ayahnya menjadikan dirinya sebagai taruhan terakhir di meja judi yang salah. Dalam satu malam, hidupnya berpindah tangan kepada Elio Castilione, sang penguasa gelap yang sedingin es dan tak kenal ampun. ​Bagi Elio, Fiorella hanyalah aset berharga yang ia beli untuk memuaskan obsesinya akan kemurnian. Namun, bagi Fiorella, Elio adalah penjara emas yang ingin ia taklukkan. Di balik dinding mansion mewah yang terisolasi, sebuah negosiasi berbahaya dimulai. ​ Di antara aroma cerutu mahal dan sutra yang jatuh ke lantai, mereka terjebak dalam permainan kekuasaan yang mematikan. Fiorella segera menyadari bahwa menjadi milik seorang Castilione berarti menyerahkan segalanya, karena bagi Elio, apa yang sudah dibeli tidak akan pernah dilepaskan. ⚠️Cerita ini hanyalah fiksi, nama, tempat dan kejadian hanyalah rekayasa belaka
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Kembang Desa
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines