Coercive Control

Coercive Control

  • WpView
    Reads 115
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 28, 2026
"Hidup seperti boneka , dikendalikan oleh orang asing mungkin terasa tidak nyaman bukan "Aloera Zaneska Daemon, seorang gadis SMA berusia 16 tahun ,tidak menyangka bahwa semua hal yang dilakukan nya adalah manipulatif seseorang yang obsessi kepada dirinya Membuat Aloera terus tertimpa masalah ditambah dengan teror yang dikirimkan oleh stranger berinisial J tersebut akankah drama kehidupan yang telah diciptakan stranger Tersebut membuat Aloera menyerah ?" "Your mine Aloera" Stranger J "who are you" Aloera "It doesn't matter who I am, I am the one who can have you, your life, even your breath" Stranger J "kau bukan siapa siapa ,kau tidak berhak mengatakan itu" Aloera "Tentu saja aku berhak ,aku tahu siapa kau Aloera ,kehidupan mu bahkan hal kecil tentang mu " Stranger J "Dasar orang gila ,Aku membenci mu" Aloera "kata itu bagai pujian di telinga ku , I Love You Darling" Stranger J WARNING ! DILARANG MENGCOPY ATAUPUN MEMPLAGIAT CERITA INI HAL CIPTA DILINDUNGI OLEH UNDANG UNDANG 18+ #DAKROMAMCE #PSIKOPAT #PEMBUNUHAN #DARKFLAG #LOVE
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines