Story cover for ANTHOPHILA-VI by 0kimnara2
ANTHOPHILA-VI
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Feb 07
ANTHOPHILA

Carding. Penyelundupan barang mewah. Perdagangan organ vital. Peretasan satelit negara. Pembunuh bayaran. Permainan politik. Pembersihan jejak kriminal. 

Semua operasi ilegal itu dikendalikan dari satu benteng mewah di Jakarta Barat, yaitu Apiarium.

Anthophila bukan sekadar sindikat. Mereka adalah kumpulan jenius yang dibuang oleh sistem. Di bawah komando Rizz yang tak tersentuh, mereka mengubah kejahatan menjadi seni yang rapi, efisien, dan mematikan.

Tidak ada birokrasi, tidak ada moralitas. Hanya ada satu aturan mutlak: Selesaikan tugas, atau jadi bagian dari "sampah" di basement.

Ketika negara membuangmu, Anthophila memungutmu. Selamat datang di keluarga paling berbahaya di kota ini.
All Rights Reserved
Sign up to add ANTHOPHILA-VI to your library and receive updates
or
#6berdarahdingin
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Bound to Him cover
Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)  cover
The Clean Hands Club [h2h] cover
Netra : The Untold Story cover
SEÑOR V [END] cover
Shadow in the Lab cover
Intel Bucin cover
FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆ cover
Trasmigrazione Gemellare Antagonista.    cover
SHEA SANG FIGURAN cover

Bound to Him

54 parts Complete

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."