We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Senja Para Penjaga Takdir

Senja Para Penjaga Takdir

  • WpView
    Reads 130
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 13, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
High Fantasy
Mystery
Romance
Senja adalah batas. Ia bukan siang, bukan pula malam. Ia adalah garis tipis tempat takdir berbisik. Bagi kebanyakan orang, senja hanyalah warna jingga di langit, penutup hari yang indah sebelum gelap turun. Namun bagi sebagian jiwa terpilih, senja adalah gerbang. Di antara dua dunia, dunia nyata yang dipenuhi rutinitas, dan dunia lain yang menyimpan rahasia semesta ada sebuah negeri yang tak pernah benar-benar beranjak dari senja.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Family of Villains
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • The Duke's Red String (END)
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • The Reborn Mama (END)
  • My Villainous Stepmom [END]
  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca
  • The Unwritten Lady
  • Sin of The Villainess
  • Just let me live, Duke!

Eris terbangun di tubuh wanita hamil, seorang villainess yang akan mati di tangan anaknya sendiri tujuh bulan dari sekarang. Tanpa kekuatan, tanpa sekutu, Eris terjebak dalam keluarga yang tak pernah dia bayangkan, tiga anak laki-laki yang tumbuh menjadi calon villain dalam kisah berikutnya, dan sang suami, Grand Duke Kael Valerius, villain yang selama ini hanya mengakui satu orang di dunianya: tokoh utama wanita. Eris hanya ingin kabur dan bertahan hidup. Namun saat retakan dunia mulai melahirkan monster, dia justru terikat pada kekuatan yang besar, dan semakin dalam terseret ke keluarga yang seharusnya dia hindari. Semakin dia mencoba pergi, semakin dia terjerat oleh anak-anaknya sendiri, dan ... oleh suami yang tak pernah berniat melepaskannya. * @atarazavian

More details
WpActionLinkContent Guidelines