100 DAYS

100 DAYS

  • WpView
    Reads 694
  • WpVote
    Votes 410
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 17, 2026
Mengapa harus bertemu jika tujuannya hanya untuk menjadi asing? Barangkali karena semesta ingin mengajarkan bahwa tidak semua kehadiran ditakdirkan untuk menetap. Ada pertemuan yang singgah sebentar, memberi rasa hangat, lalu pergi meninggalkan dingin yang perlahan kita biasakan. Kita saling mengenal tawa, kebiasaan, dan cerita, hanya untuk suatu hari belajar menundukkan kepala saat berpapasan, seolah tak pernah ada apa-apa. Pertemuan itu bukan kesalahan, hanya saja akhirnya bukan kebersamaan. Ia hadir sebagai pelajaran-bahwa kehilangan bisa datang tanpa perpisahan yang jelas, dan asing bisa lahir dari seseorang yang dulu paling akrab. Pada akhirnya, kita belajar menerima: ada nama yang tak lagi disebut, ada kenangan yang tak bisa dipeluk, dan ada pertemuan yang memang ditakdirkan berakhir sebagai jarak..
All Rights Reserved
#1
100days
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Momentary Love From You [on going]
  • Always want To Be WITH YOU || Reiner x Historia || INA
  • Always Loving at You
  • White Noise (END)
  • Lily
  • Kesatria Matahari
  • VERLOREN GELUK
  • Ayah, Aku Juga Putrimu [Sudah Terbit ✔️]
  • CIRCLE NOT CLASS | END
  • Black Angel

Anna adalah seorang wanita yang tumbuh besar tanpa kedua orang tua. Sejak kecil, ia diasuh oleh neneknya yang penyayang. Namun, takdir berkata lain. Setelah neneknya meninggal dunia, Anna harus menghadapi kerasnya hidup seorang diri. Ia memutuskan untuk pindah ke sebuah kos-kosan sederhana di pinggiran kota.

More details
WpActionLinkContent Guidelines