Still At 16:17

Still At 16:17

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 7, 2026
Bel pulang berbunyi seperti biasa. Pukul 16.15. Dua menit kemudian, sekolah itu seharusnya kosong. Tapi ada satu jam yang selalu berhenti di 16.17. Orang-orang bilang, kalau kamu masih ada di sekolah setelah bel pulang terakhir- jangan pernah berhenti ingin pulang. Karena di antara lorong yang terlalu panjang dan pintu yang tidak lagi ke mana-mana, ada seseorang yang menunggu. Ia akan tersenyum padamu. Menggenggam tanganmu. Meyakinkanmu bahwa kamu aman. Dan kalau kamu lupa caranya pulang- jam itu akan mengingatmu selamanya. ✎ ᗪIՏᑕᒪᗩIᗰᗴᖇ ✎ ➡︎ [Horor, School Au, Angst, Shounen Ai] 1. Boboiboy hanya milik MONSTA. Saya hanya meminjam karakter nya. 2. Lapak BL/b×b. Homophobic, jauh-jauh sana, kalau ga suka skip aja. 3. WARNING- blood, toxic, dan lain-lain. 4. Dilarang keras mengcopy book saya. Atau post ulang tampa seizin saya 5. Berunsur dewasa 6. Bahasa non-baku 7. Ship utama: Halilintar×Taufan (HaliTau) 8.Hanya FIKSI dan KARANGAN!
All Rights Reserved
#357
halitau
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CENAYANG (XingQiu)
  • Hah!Dukun?
  • Sukma Lara
  • TUMBAL PESANTREN
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • TAKDIR DIO HANIM ~ BL {Mpreg}
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines