Something About Us: Backstreet

Something About Us: Backstreet

  • WpView
    Reads 1,642
  • WpVote
    Votes 296
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 23, 2026
Perasaan rahasia. Terbelenggu dalam satu hubungan yang tak pernah diketahui publik. Namun ada, dan itu cukup. Felicìa Aragiel dan Mischelle Moore tidak pernah berniat untuk saling bertatapan dan menggenggam tangan satu sama lain di depan umum-karena itu sama saja dengan memancing, membawa rumor, dan merusak reputasi satu sama lain. Tetapi memang dunia butuh waktu untuk menyesuaikan, dan suatu saat ... ada waktunya suatu rahasia terbuka, lebar, tanpa sedikit pun racikan kebohongan yang selama ini selalu ikut menimpal. "I want you. Don't be close to somebody else, please ...." "Jealous, hm?" ▪︎ ▪︎ ▪︎ WARNING! G×G/Wlw. Cerita ini mungkin mengandung hal yang membuat Anda tidak nyaman. Maka dari itu, marilah bijak dalam memilih bacaan.
All Rights Reserved
#32
aralev
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The 14th Bell
  • Pura-pura Lupa (AraLev?)
  • Mantan?! [HIATUS]
  • Together With You
  • S!alan [Orine] END
  • Baby Oline ( Orine )
  • Aralie
  • Only If You Knew (Aralynn)
  • about us [END]
  • VDL : Van Dè Love

Tiga tahun lalu, di malam musim dingin yang beku, lonceng Aurelith Academy berdentang empat belas kali dua kali lebih banyak dari seharusnya. Keesokan paginya, empat belas siswi penghuni Dorm Asteria menghilang tanpa jejak. Tidak ada tubuh, tidak ada saksi, hanya gema dentang terakhir yang tak pernah berhenti di telinga para guru dan murid yang tersisa. Kini, ketika dorm itu dibuka kembali, empat belas siswi baru menempatinya sebagian wajah lama, sebagian asing. Di antara mereka ada Catherina, atau Erine, gadis 17 tahun yang dikirim secara diam-diam oleh Divisi Investigasi Khusus untuk menyelidiki tragedi itu. Tapi semakin lama ia tinggal, semakin ia sadar bahwa misteri ini tidak dimulai dari luar, melainkan dari dirinya sendiri. Lonceng kembali berdentang di malam hari. Foto-foto lama muncul di kamar yang seharusnya kosong. Dan di ujung lorong, sesosok gadis berambut panjang dengan pita merah Ketika batas antara masa lalu dan masa kini mulai kabur, satu hal menjadi jelas: di Aurelith Academy, setiap dentang menandai jiwa yang belum bebas. Dan sebelum lonceng ke-15 berdentang, kebenaran akan menelan siapa pun yang berani mendengarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines