Mawar Es di Langit yang Dikepung

Mawar Es di Langit yang Dikepung

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 7, 2026
WpInfo
Fiction
Historical
Ketika Perang Dunia Pertama meledak dan berubah menjadi neraka modern dengan teknologi yang terlalu maju untuk moral manusia, Kekaisaran Jerman berdiri di pusat pusaran kehancuran. Dikepung oleh hampir seluruh Eropa-Inggris, Prancis, Rusia, Italia, hingga Skandinavia-Jerman bertahan bukan dengan harapan kemenangan, melainkan dengan kehormatan yang kian rapuh. Di langit yang dipenuhi asap dan baja, muncul sosok yang seharusnya tidak ada: Gräfin Isolde von Stauffenberg, bangsawan tinggi Prusia, dingin, anggun, dan mematikan di udara. Dengan Focke-Wulf Fw 190 putih berhias mawar besi, Isolde terbang bukan sebagai pahlawan propaganda, melainkan sebagai penunda kematian-memberi prajurit di parit satu napas hidup tambahan, satu hari lagi untuk pulang dalam mimpi. Di balik pertempuran udara yang brutal, kegagalan strategi, dan kekalahan demi kekalahan yang menumpuk, Isolde menyimpan sisi tersembunyi yang tak pernah ia perlihatkan di ruang rapat kekaisaran. Di kastil terpencilnya, jauh dari ibu kota dan hiruk-pikuk perang, ia membaca laporan korban dengan tangan gemetar dan menulis surat rahasia kepada satu orang yang secara politik adalah musuh: Pangeran Alexei Nikolaevich Romanov, perwira Kekaisaran Rusia. Cinta mereka lahir sebelum perang, dari diskusi strategi dan kesepian yang sama-dan bertahan secara diam-diam di tengah dunia yang menuntut mereka saling membunuh. Setiap surat yang dikirim lewat gagak hitam berlian adalah pengkhianatan kecil terhadap negara, namun satu-satunya kejujuran terhadap diri sendiri. Saat langit semakin tidak memihak dan musuh semakin cepat, stabil, dan banyak, Isolde dipaksa memilih antara kehormatan negara dan nilai hidup manusia-termasuk hidupnya sendiri dan pria yang ia cintai di sisi medan perang yang berlawanan. "Mawar Es di Langit yang Dikepung" adalah kisah perang yang getir dan ironis, tempat pertempuran udara bukan lagi tentang kemenangan, melainkan tentang bertahan; dan cinta bukan tentang bersatu, melainkan kehidupan
All Rights Reserved
#82
seinen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • ✅ SUAMI KAISAR
  • Duchess of Valtor
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • Asmaranala
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)

Sebutan wanita rendahan yang orang lain sematkan padanya tak membuat gadis itu menyesali keputusannya. Awalnya ia berpikir demikian, sampai di mana dirinya bertemu dengan sosoknya yang bagai hutan luas. Memberikan kesan tenang diawal, namun menyesatkan saat terlalu jauh melangkah. Perasaan gelisah menghantui seolah pohon-pohon itu siap menelannya dalam keterpurukan saat tak menemukan jalan pulang. Hanya ada hijau, seperti sorot matanya yang begitu dalam. Tak sampai di situ, rentetan kejadian tak terduga yang mengubah hidup dan cara pikirnya membuat Widari menyesali pilihannya. Kata 'andai', hanya sebatas kata yang tak bisa tercapai. Kehilangan orang-orang terkasih membuatnya tersadar, kini hidupnya tak lagi berarti. Keegoisan untuk hidup berdasarkan pilihannya sendiri kini ia sesali. Sosok baru datang. Seorang yang tempat asalnya masih abu-abu, sosok yang tak bisa Widari nilai dengan mudah, punggung lebar yang berdiri di hadapannya, melindunginya tanpa alasan yang jelas, mencoba menerobos masuk tanpa ia beri kesempatan. Hingga akhirnya memilih berakhir, mengakhiri takdir menyedihkan bersamanya dalam keputusasaan dan kehilangan... ____ ____ ● Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari oleh penulis. ●Semua dalam cerita hanya fiksi semata dan tak ada sangkut pautnya dengan kehidupan asli seseorang. ____ ~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAK SETELAH MEMBACA, BERUPA VOTE & KOMEN~ ----- Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk dinikmati dan tidak untuk menyinggung pihak mana pun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui. ----- PERINGATAN! CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN! PLAGIAT HARAP MENJAUH! ___ NOTE : JIKA TIDAK MENYUKAI WATAK KARAKTER DALAM CERITA INI DIPERSILAHKAN UNTUK BERHENTI MEMBACA ATAU BACA CERITA SAYA YANG LAIN. ____ Publikasi: 15-05-2024 ____ Pictures: Canva & AI

More details
WpActionLinkContent Guidelines