CRIMSON FOWS

CRIMSON FOWS

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 27, 2026
[UPDATE TIAP RABU DAN SABTU] Kana hanya menginginkan satu hal dalam hidup yaitu kemewahan. Uang, barang-barang bermerek, dan kehidupan tanpa kekurangan adalah dunianya. Hingga suatu malam, dalam keadaan mabuk, ia memaksa Childe, seorang pria kaya dan berbahaya yang merupakan teman masa kecilnya, untuk menikahinya. Kana mengira ia baru saja mendapatkan kehidupan yang selalu ia impikan. Namun ia keliru. Pernikahan impulsif itu justru menyeretnya ke dalam dunia gelap yang dipenuhi intrik, pengkhianatan, perang kekuasaan, dan rahasia kelam yang terkubur bersama masa lalu keluarganya. Di tengah dunia yang dibangun dengan darah dan kekerasan, hubungan yang bermula sebagai transaksi perlahan berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih rumit dan jauh lebih berbahaya. Cinta. Dari seorang princess manja yang hanya mengenal kemewahan, Kana berubah menjadi perempuan yang ditempa oleh perang, dipaksa memilih di antara keluarga dan kebenaran, serta berdiri sejajar di sisi pria paling ditakuti di dunia bawah. Karena setelah menjadi istri Childe, Kana tidak hanya mengubah takdirnya sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • S Di Antara Dua N
  • Help, I'm a Zombie!
  • Terasingkan (On Going) (Slow Update)
  • The Character Who Was Meant to Die
  • INTERLUDE WIFE [ ISTRI SELINGAN ]
  • SWITCH
  • Force to Marry the Devil
  • Heir Without Blood
  • Married Secret (Fattqeel)

Dunia menyambut Navaro Azael Aryan dengan tangis haru dan sorak sorai. Lima menit kemudian, Nazino Azel Arian lahir, melengkapi kebahagiaan yang sudah meluap. Namun, takdir rupanya masih menyimpan kejutan di balik tirai. Lima belas menit berlalu, saat ruang persalinan hampir tenang, kontraksi hebat kembali datang. Lahir lah si bungsu, Savero Aziel Arthan. Alih-alih sorak sorai, keheningan yang canggung justru menyelimuti ruangan. Tatapan kedua orang tua mereka bukan lagi binar bahagia, melainkan keterkejutan yang sulit diartikan. Maklum saja, selama sembilan bulan pemeriksaan USG, dokter hanya menyatakan ada dua janin. Savero kecil rupanya sangat pandai bersembunyi di balik punggung kedua kakaknya, seolah ia memang sudah terbiasa mengalah sejak dalam kandungan. Perbedaan itu dimulai sejak detik pertama mereka menghirup udara dunia. Saat ketiganya menangis bersahutan, sang ibu langsung meminta suster membawakan Nazino ke pelukannya, sementara sang ayah sibuk menenangkan Navaro yang tampak gelisah. Lalu, bagaimana dengan Savero? Ia hanya menangis di dalam boks bayi, ditenangkan oleh usapan sarung tangan karet seorang suster yang merasa iba. Sejak saat itu, garis pembatas itu nyata adanya. Perbedaan itu bukan sekadar ketidaksengajaan, melainkan menjadi identitas yang melekat. Lihat saja namanya. Kedua kakaknya kompak menggunakan inisial N, sementara ia terlempar jauh ke abjad S. Kebiasaan dibedakan selama belasan tahun membentuk mental Savero menjadi baja. Ia bukan tipe remaja yang akan mengurung diri di kamar dan menangis hanya karena tidak dibelikan baju yang sama dengan kakak-kakaknya. Justru, Savero membangun dunianya sendiri dengan prinsip Anti Mainstream. Start : 8/3/2026 End : - Sampul by Ai

More details
WpActionLinkContent Guidelines