SEVENFOLD || {NCT Dream}

SEVENFOLD || {NCT Dream}

  • WpView
    Reads 4,227
  • WpVote
    Votes 261
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 25, 2026
WpInfo
Fanfic
NCT
Di sebuah rumah di pinggir kota, tujuh anak laki-laki tumbuh dengan cara yang tidak pernah benar-benar sama. Mereka berbagi atap, meja makan, dan nama keluarga-namun menyimpan beban yang berbeda-beda di dada masing-masing. Di rumah itu ada kehangatan seorang ibu yang menguleni adonan roti setiap pagi, dan ada keheningan panjang yang tercipta dari suara ayah yang lebih sering hadir sebagai perintah daripada pelukan. Di antara roti hangat dan asap rokok, anak-anak belajar bertahan dengan caranya sendiri. Sevenfold adalah kisah tentang keluarga, tentang luka yang diwariskan tanpa sengaja, tentang cinta yang jarang diucapkan, dan tentang bagaimana tujuh anak belajar tumbuh-tidak selalu menjadi kuat, tapi tetap memilih bertahan. Karena tidak semua rumah memberi jawaban. Sebagian hanya mengajarkan cara diam.
All Rights Reserved
#41
jie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • EVANESCENT (HIATUS)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines