Asha Senja (Di Bawah Cakrawala Berwarna Jingga)
"Saya menginginkan kamu yang sekarang. Saya tidak tau, apa yang membuat kamu tidak mengingat semua yang terjadi sebelumnya? Entah kamu hilang ingatan, atau memang memasuki mesin waktu. Tapi, bolehkah saya egois dengan menginginkan kamu yang sekarang? Bolehkah saya berharap kamu tidak ingat lagi kejadian sebelumnya, atau tidak kembali ke tahun 2020? Bolehkah saya egois meminta kamu untuk tetap seperti saat ini?" -Cakrawala
"Aku juga menginginkannya, Mas. Aku ingin tetap berada di Senja yang saat ini, bersama kamu, dan Jingga. Jika egois ini bisa membuat kita bahagia, ayo kita egois sama-sama, Mas." -Senja
~~~
Senja pernah berkata pada Cakrawala, jika ia ingin memiliki mesin waktu seperti tokoh novel yang ia baca. Senja ingin mengetahui masa depannya seperti apa dengan pergi menggunakan mesin waktu itu. Setidaknya 5 tahun ke depan dulu, ia ingin tahu apa yang terjadi padanya di sana.
Saat itu Cakrawala menjawabnya, "Mungkin kita udah punya rumah baru di 5 tahun ke depan. Atau, mungkin juga kita udah punya anak."
Sayangnya, mereka tidak hidup di dunia fiksi. Tidak ada mesin waktu di sana.
Namun, suatu hari tiba-tiba Senja merasa ada yang aneh dengan dirinya. Senja merasa ditarik ke sebuah lorong panjang, lalu membuatnya menghilang dilahap kegelapan. Dan ketika ia terbangun kembali, tiba-tiba ia sudah berada di tahun 2025.
Aneh, tapi nyata. Sekarang ia berada di tahun 2025, dan apa yang pernah dikatakan Cakrawala saat itu benar-benar terjadi. Mereka punya rumah baru, juga seorang anak perempuan cantik bernama Jingga.
Hanya saja Senja dihadapi dengan banyak kebingungan di tahun 2025.
Hubungannya dengan Cakrawala ternyata renggang sejak lama.
Jingga selalu menghindar saat ia mendekatinya.
Juga dengan fakta-fakta yang menyudutkannya pada rasa bersalah.
Fakta apa saja yang Senja temui di sana? Lalu, apa yang akan Senja lakukan setelah tahu alasan kenapa semuanya terjadi?
• Update setiap hari Senin & Kam