Tentang Julian yang Terbiasa

Tentang Julian yang Terbiasa

  • WpView
    Reads 241
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, Feb 11, 2026
WpInfo
Non-Fiction
Di rumah ini, tawa selalu punya tempatnya sendiri. Di meja makan, ada Papa yang bangga pada Anak pertamanya, dan Buna yang selalu memuja Terakhirnya. Semuanya sempurna. Semuanya utuh. ​Hanya saja, mereka lupa kalau kursi di meja makan itu ada lima. ​Julian sudah terbiasa menjadi bayangan. Baginya, prestasi hanyalah debu yang akan disapu bersih oleh pencapaian saudara-saudaranya. Namun, sampai kapan dia harus membuang kebahagiaannya sendiri ke tempat sampah hanya agar simfoni keluarganya tetap terdengar indah? ​Sebab bagi Julian, rumah bukan lagi tempat untuk pulang, melainkan tempat paling sunyi untuk merasa sendirian.
All Rights Reserved
#169
julian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rules of The Heart [DewTee]
  • NEVER THOUGHT - MY FEELING [END]
  • || casual chaos || surfjava
  • Nothing Special [DewTee]
  • SALAH KIRIM [DewTee]
  • DEEP LOVE [DewTee]
  • 2gether(DEWTEE) END
  • Not Your Sunshine [DewTee]
  • Love between Us • Lawlu
  • Duda Tetangga Sebelah; HunHan

[COMPLETED] "Dew!" panggil Tee dalam gelap. Keringat dingin membasahi tubuhnya. Dadanya sesak. Ada perasaan tidak enak yang sangat kuat menekan hatinya. Ia merasa Dew sedang tidak baik-baik saja. Tee duduk, memeluk lututnya. Ia menatap ke luar jendela yang masih tertutup tirai. "Kamu kenapa, Dew?" bisik Tee pada kegelapan. "Kamu bilang kamu bahagia sama dia. Tapi kenapa perasaanku sakit banget?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines