
Senja Aluna terbiasa melihat dunia dari balik lensa. Sebagai jurnalis muda sekaligus fotografer, tugasnya sederhana: menangkap momen, menulis berita, lalu pergi sebelum hatinya ikut terlibat. Sampai ia bertemu Abimanyu. Atlet renang kebanggaan Indonesia itu selalu terlihat sempurna di depan kamera-tenang, fokus, penuh prestasi. Namun semakin sering Senja membidiknya, semakin ia sadar ada sisi lain yang tak pernah tertangkap publik. Senyum kecil setelah latihan, tatapan lelah yang berusaha kuat, dan perhatian-perhatian sederhana yang pelan-pelan membuat hati Senja berantakan. Awalnya hanya profesional. Lalu berubah jadi kagum. Dan tanpa izin, menjadi cinta pertama. Tapi bagaimana jika seorang jurnalis justru jatuh hati pada berita terbesarnya sendiri? Haruskah Senja tetap berada di balik lensa... atau akhirnya masuk ke dalam potret bersama Abimanyu?Tutti i diritti riservati
1 parte